BUKU DAN KASET LAWAS

Arthur Conan Doyle
Image via Wikipedia

Bagi anda yang hobi mengkoleksi buku atau kaset pita lawas tidak ada salahnya anda untuk mengunjungi tempat yang satu ini. Terletak di jalan R.A Dewi Sartika dan perempatan Kautamaan Istri. Buku baru atau lama tersedia disini, mulai dari buku pelajaran, sastra, novel luar, kamus sampai bermacam-macam majalah. Dan tidak hanya itu saja kaset bekas yang punya tembang popular di jamannya atau mempunyai nilai histories yang mengingatkan anda akan kisah anda, pun anda bisa dapatkan di jalan ini. Dan toko yang menjual kaset lawaspun pernah saya temukan di jalan Cipaganti (sekarang  menjadi jalan R. A Wiranata Kusuma) took tersebut menjual aneka kaset lawas baik kaset pita maupun piringan hitam, anda bisa membeli ataupun menjual, atau berter sekalipun.

sekedar berbagi pengalaman yang saya alami ketika saya sedang mencari buku-buku tentang penyair angkatan 45, ‘Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45 karya H. B. Jassin cetakan tahun 1983 saya temukan disini dan saya sangat bahagia mendapatkannya. Dan buku Petualangan Sherlock Holmes karya Sir Arthur Conan Doyle yang kemunculannya tak kunjung tiba di toko buku saya mendapatkannya pula di sini, saya mendapatkan buku tersebut pada cetakan tahun 1995. dan beberapa buku yang membuat lengkap sudah koleksi saya. Namun anda di tuntut ketelitian dalam mencari dan pintar menawar.

Rekomondasi lain bagi ‘Lawasmania‘ kenapa tak mencoba mengunjungi emperan jalan Cikapundung Timur. Tempat ini memliki karakter menjual buku dan majalah yang berbobot. Seperti majalah Nasional Geografi, novel-novel luar yang belum diterjemahkan, komik, buku seni, bahkan sampai arsip-arsip yag berhubungan dengan Negara tertentu terdapat disini. Namun bagi pedagang sendiri, majalah dekorasi rumah adalah yang paling gampang penjualannya.

Satu lagi tempat yang tidak boleh terlewatkan, yaitu gerai yang ada di jalan Palasari. Yang memperioritaskan pada buku pelajaran, agama, dan novel. Namun tidak jarang buku lawasnya pun begitu berbobot dan sangat susah dicari. Di jalan Palasari inipun menjual buku baru dengan diskon sampai 35% dari harga aslinya di toko buku. Anda jangan takut akan keasliannya karena di dapatnya dari distributor bukan dari pembajak.

 

Penjual buku di Palasari tidak seperti emperan di jalan R. A. Dewi Sartika dan Cikapundung Timur, disini malahan layaknya sebuah toko buku mempunyai banyak karyawan yang berseragam yang siap membantu anda mendapatkan buku yang anda cari dan membayarnya di kasir. Saya sarankan untuk mencatat judul buku, dan penerbit bila anda beberbelanja disini, karena tak jarang buku dengan judul dan tema sama bisa seabreg ada disini yang bisa bikin kepala pening memlihnya.

http://scr.kliksaya.com/js-ad.php?zid=189747

Selamat berburu!

BANK JABAR (bank DENIS)

Bangunan yang terletak dijalan Braga no 12 ini, di bangun sekitar tahun 1935-1936 bergaya Art. Deco karya A. F. Aalbers. Bila anda perhatikan bangunan ini mirip dengan bangunan di seberangnya, Hotel Savoy Homan. Yaitu berbentuk kurva dan terdapat menara diatas bangunannya. Yang memang A. F. Aalbers-lah yang sama-sama merancang hotel tersebut. DahuluBangunan yang terletak dijalan Braga no 12 ini, di bangun sekitar tahun 1935-1936 bergaya Art. Deco karya A. F. Aalbers. Bila anda perhatikan bangunan ini mirip dengan bangunan di seberangnya, Hotel Savoy Homan. Yaitu berbentuk kurva dan terdapat menara diatas bangunannya. Yang memang A. F. Aalbers-lah yang sama-sama merancang hotel tersebut. Dahulu bangunan tersebut merupakan gedung DENIS (De Erste Nederlandsche Indische Spuarkas) yang bergerak dibidang asuransi, anak perusahaan Denis Insurance CO. dan sekarang bangunan tersebut tetap berfungsi dalam bidang keuangan. bangunan tersebut merupakan gedung DENIS (De Erste Nederlandsche Indische Spuarkas) yang bergerak dibidang asuransi, anak perusahaan Denis Insurance CO. dan sekarang bangunan tersebut tetap berfungsi dalam bidang keuangan.

BANK INDONESIA (De javasche bank

Terletak dijalan Braga no 108, awalnya masih berbentuk bangunan sederhana. Resmi dibuka pada tanggal 30 juni 1909. gedung kantor cabang yang berbentuk permanent mulai dibangun dari hasil rancangan Biro arsitek Hulswit, Fermont dan Ed. Cuypers pada tahun 1915 dan mulai dipergunakan pada tanggal 15 mei 1918.

Pada masa pendudukan Jepang De Javasche Bank di likuidasi dan likuidasi dihadapkan kembali pada Lanjutkan membaca BANK INDONESIA (De javasche bank

aroma kopi

AROMA COFFEE
Bagi anda para pecinta kopi belum lengkap bila belum mencicipi kopi Aroma. Pabrik sekaligus toko kopi ini bertempat di jalan Banceuy no 51.
Singkat cerita, sejarahnya didirikan oleh Tan Houw Sian, seorang buruh perkebunan dan pabrik kopi milik Belanda di tahun 1920-an. Setelah menguasai ilmunya karena terus berkutat dengan kopi akhirnya beliau mendirikan pabrik dan took kopi sendiri.
Kini usaha tersebut dilanjutkan oleh Widyapratama anak tunggal pak Tan. Hingga sekarang Aroma tetap eksis dan memiliki pelanggan hingga manca Negara. Mesin-mesin kuno masih tetap di gunakan seperti Coffee Roaster, Centrifugal, Gravity Selection Machine lansiran Jerman tahun 1930. kerap masih dipakai karena mesin buatan Jerman ini kuat dan tahan lama.bahan bakarnya pun tetap menggunakan kayu bakar, “sebab dengan kayu bakar aroma dan wangi kopi lebih keluar dan alami,” tutur pak Wid.
Untuk menjaga kualitas kopi, Aroma hanya memakai kopi petik merah dari tanah air yang bebas pestisida dan bahan kimia. Namun, Aroma pun tak langsung mengolahnya seperti kopi yang dijual bebas begitu selesai petik. Aroma malah menyimpannya selama 5 sampai 8 tahun untuk menghasilkan kopi Arabika dan Robusta terbaik. Karena dengan begitu kadar kaffein dan keasamannya jauh lebih rendah walau harus diakui hal ini dapat mengalami penyusutan berat sebesar 1% setiap tahunnya, belum lagi saat memasuki proses pemisahan berat sebelum di bakar. Karena hanya diambil biji kopi terberat dan terpadat.
Tetapi usaha yang begitu mengerikan ini menghasilkan kopi yang berkualitas, nikmat. Asli dari Bandung.